http://b-edukasiku.blogspot.com/2012/09/elektrolit-kuat-dan-elektrolit-lemah.html

Berdasarkan kuat-lemahnya daya hantar listrik, larutan elektrolit dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
a. Larutan elektrolit kuat, yaitu larutan elektrolit yang mengalami ionisasi
sempurna. Indikator pengamatan: lampu menyala terang dan timbul gelembung gas pada elektrode.
Contoh: larutan H2SO4, larutan NaOH, dan larutan NaCl.
b. Larutan elektrolit lemah, yaitu larutan elektrolit yang mengalami sedikit
ionisasi (terion tidak sempurna). Indikator pengamatan: lampu tidak menyala atau menyala redup dan timbul gelembung gas pada elektrode.
Contoh: larutan CH3COOH dan larutan NH4OH.
Secara umum, perbedaan antara larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah
dapat disimpulkan sebagai berikut.

No. Elektrolit KuatElektrolit Lemah
1Dalam larutan terionisasi sempurnaDalam larutan terionisasi sebagian
2Jumlah ion dalam larutan sangat banyakJumlah ion dalam larutan sedikit
3Menunjukkan daya hantar listrikyang kuatMenunjukkan daya hantar listrik yang lemah
4Derajat ionisasi mendekati 1(α=1)Derajat ionisasi kurang dari 1 (α < 1)
Gambar 4.2(a) Larutan elektrolit kuat (lampu menyala terang), (b) larutan elektrolit lemah (lampu menyala redup), dan (c) larutan nonelektrolit (lampu tidak menyala)
BLOG EDUKASI © 2015. All Rights Reserved.
Template HITAMZ V.2 By SEOCIPS , Powered By Blogger